Bila dilengkapi dengan elevator di gedung-gedung umum, elevator bebas hambatan harus disediakan. Persyaratan desain fasilitas bebas hambatan di ruang tunggu adalah sebagai berikut:
1. Kedalaman ruang tunggu lebih besar atau sama dengan 1,80m; ketinggian tombol adalah 0,90-1,10m; lebar bersih pintu elevator lebih besar atau sama dengan 0,90m;
2, tampilan dan suara dapat dengan jelas menunjukkan arah lari atas dan bawah mobil serta jumlah lapisan dan suara kedatangan elevator;
3. Tanda lantai harus dipasang di setiap pintu elevator, dan pintu elevator harus dipasang untuk mengarahkan jalan buta.
Cara menggunakan lift yang dinonaktifkan:
1. Lift dilengkapi dengan pintu pendaratan, mobil berjalan Pembuatan lift indikator arah, mobil tampilan matematika, perangkat penjari posisi berjalan dan tombol lift pemanggil di setiap stasiun tingkat layanan. Saat tombol panggil elevator digunakan, tekan tombol atas di lantai atas dan tombol arah di lantai bawah.
2. Saat mobil tiba, penunjuk arah di lantai menunjukkan arah pergerakan mobil. Penumpang menilai arah dan menentukan bahwa lift normal dan kemudian memasuki mobil. Perhatikan penutupan daun pintu. Jangan tinggal di persimpangan pintu dan pintu mobil.
3. Terdapat tampilan posisi, panel kontrol dan tombol saklar pintu serta tombol pemilihan lantai di dalam mobil. Setelah memasuki mobil, tekan tombol pilihan untuk menuju ke lantai. Untuk segera menutup pintu mobil, tekan tombol close. Lampu indikator lokasi lantai mobil menunjukkan lantai kedatangan dan membiarkan pintu mobil terbuka.