Jika Anda pernah berada di gedung besar dengan a
Lift Penumpang , Anda mungkin memperhatikan bahwa ini adalah pemandangan umum. Namun, Anda mungkin tidak menyadari betapa banyak fungsi berbeda yang dimilikinya. Di bawah ini hanyalah beberapa di antaranya. Di bawah ini tercantum beberapa contoh cara kerjanya. Dan ingat, jika Anda tidak melihatnya, Anda selalu dapat memintanya.
Lift penumpang jenis ini memiliki set pintu tambahan untuk melayani denah lantai yang berbeda. Misalnya, kita biasa melihat dua set pintu: satu untuk permukaan jalan, yang lainnya untuk penyeberangan. Selain itu, mereka dapat diatur waktunya untuk meningkatkan kecepatan naik dan keluar. Fitur-fitur ini sangat berguna bagi penumpang yang membawa barang bawaan. Sayangnya, hal tersebut mengurangi kemampuan manuver elevator secara keseluruhan. Oleh karena itu, lain kali Anda perlu menggunakannya, ingatlah untuk meluangkan waktu untuk meneliti pilihan Anda.
Lift penumpang memiliki banyak fitur keselamatan. Mereka dapat dilengkapi dengan telepon lift yang memungkinkan penumpang meminta bantuan dalam keadaan darurat. Telepon dapat berupa transceiver atau tombol yang menunda pengatur waktu agar pintu lift tertutup. Fitur keamanan lain dari telepon lift adalah fitur pembatalan panggilan. Dengan menekan tombol ini, Anda dapat dengan mudah membatalkan pilihan lantai atau lantai tertentu. Fitur-fitur ini sering kali diwajibkan oleh peraturan setempat.
Lift penumpang pertama dibangun di New York City oleh Elisha Otis. Dia melakukan demonstrasi publik pertama dari lift pada pameran dunia tahun 1854 di New York City. Dia memamerkan lift tersebut dengan memotong kabel dengan kapak dan menangkapnya di rak. Mekanisme keselamatan yang cerdas menghentikan mobil yang jatuh, dan ratchet di poros elevator menghentikannya agar tidak turun.
Ketika pertama kali diperkenalkan, lift tidak lebih dari sekadar tempat wisata. Kebanyakan bangunan hanya setinggi tiga atau empat lantai, dan orang-orang ingin tinggal di lantai bawah karena lebih mudah diakses dan tidak memerlukan banyak tangga. Namun seiring dengan meningkatnya popularitas elevator, elevator juga mengubah dunia bangunan. Dan ketika gedung pencakar langit dibangun, lanskap sosial kota modern pun ikut dibangun.
Secara historis, banyak elevator menggunakan tali untuk mengontrol posisi lantai. Hal ini biasa terjadi pada elevator barang lama, dan sebagian besar elevator yang dibuat sebelum Perang Dunia II memiliki kendali manual. Operator akan memindahkan beban penyeimbang untuk memanipulasi lift dan mengontrol kecepatan lift. Kebanyakan elevator saat ini menggunakan rantai hidrolik dan beban penyeimbang. Lift ini jauh lebih hemat energi dibandingkan sistem roda gigi, dan cenderung memiliki pengendaraan yang lebih mulus.