Ketika gedung semakin tinggi, elevator menjadi semakin penting, terutama bagi rumah sakit. Karena situasi khusus rumah sakit, ruang elevator lebih besar dari elevator umum, dan kecepatan naiknya juga cepat. Pada saat yang sama, sangat stabil dan tidak ada kebisingan, yang sangat bagus. Namun kebanyakan lift di rumah sakit menggunakan pintu samping. Lantas, apa alasan lift menggunakan pintu samping?
1. Kecepatan pembukaan pintu tunggal cepat: bagi rumah sakit, waktu adalah kehidupan. Oleh karena itu, lift tidak hanya perlu naik dengan cepat tetapi juga perlu membuka dan menutup pintu dengan cepat agar mudah untuk keluar masuk. Di lingkungan rumah sakit ini, sangatlah penting.
2. Menghemat ruang elevator: Perlu diperhatikan bahwa meskipun pintu samping terbuka ke satu sisi, namun tetap memiliki dua pintu, satu di depan dan satu lagi di belakang. Dengan cara ini, ketika pintu terbuka penuh, kedua pintu tersebut ditumpangkan. Pintu elevator dipasang di sumur kabel, yang memakan ruang sumur kabel, sehingga dapat menghemat 1/4 ruang. Misalnya, setiap pintu elevator lebarnya 1,5 meter, dan lebar seluruh pintunya 3 meter. Jika menggunakan lift biasa berpintu ganda maka akan memakan ruangan selebar 6 meter. Jika menggunakan pintu samping, Anda hanya perlu menempati ruangan selebar 4,5 meter.
Apa dua karakteristik utama lift rumah sakit?
1. Lift rumah sakit sepenuhnya mencerminkan keselarasan dan kesatuan produk lift dalam fungsi dan dekorasi. Sesuai dengan karakteristik objek layanan lift medis, sesuai dengan rencana dekorasi mobil yang berbeda, tampilan dan interior produk konsisten dengan lingkungan penggunaannya. Produk ini aman dan andal, berjalan lancar, kebisingan sangat rendah, mobil lapang, pencahayaan lembut, pengendaraan nyaman, dan keseimbangan sensitif saat membuka pintu. Dalam desain gaya mobil, nada utamanya adalah harmoni dan kehangatan, sehingga mencerminkan perhatian manusiawi kepada dokter dan pasien.
2. Lift medis mempunyai ciri yang sangat penting yaitu aman, stabil, dan bebas masalah. Sebagai elevator medis tidak harus berkualitas baik terlebih dahulu agar tidak terjadi kegagalan.