Banyak pemilik vila dan rumah mewah yang menganggap menggali lubang untuk memasang lift rumah terlalu merepotkan. Jika pemanas lantai dikubur di bawah tanah dan saluran air digali lagi, itu tidak realistis. Namun memilih lift rumah tanpa bottom pit sangat terjerat karena takut tidak aman.
Secara umum pintu keluar elevator pada elevator rumah tangga harus rata dengan tanah setelah dihias, untuk menjamin elevator tidak tersandung saat masuk dan keluar elevator. Plat bawah mobil sendiri mempunyai ketebalan tertentu. Tanahnya sama, lantai mobilnya sendiri harus lebih rendah dari tanah setelah dihias, sehingga harus menempati sejumlah ruang di bawahnya, artinya tidak ada lift rumah yang sebenarnya tanpa lubang.
Namun karena sebagian besar dekorasi memerlukan ubin lantai atau bahkan pemanas lantai untuk meninggikan permukaan tanah yang kasar, selama elevator dipasang tanpa ubin lantai dan pemanas lantai, maka secara alami akan terbentuk lubang berukuran 50-100m2 di lokasi pemasangan elevator. Lubang tersebut lebih kecil dari ketebalan ubin lantai dan pemanas lantai, sehingga tidak perlu menggali lubang. Oleh karena itu, disebut elevator rumah jurang maut, daripada benar-benar membutuhkan lubang.
Selain untuk menutupi lantai mobil, lubang tersebut juga harus memenuhi persyaratan teknis keselamatan lift rumah terkait. Salah satunya adalah perangkat pembatas, tetapi penyangga, yang merupakan konfigurasi yang sangat penting untuk keamanan elevator rumah.
Lift rumah tanpa lubang dapat dibagi menjadi elevator sekrup dan elevator gantri traksi. Biasanya, elevator sekrup digunakan di rumah-rumah. Saat memasang elevator jenis ini, tanpa membongkar bagian bawahnya, dapat dipasang langsung pada permukaan ubin lantai, dan tidak akan merusak struktur rumah atau mempengaruhi pondasi.