Etiket menggunakan lift penumpang berbeda dari satu budaya ke budaya lainnya. Tergantung pada negaranya, orang umumnya menghindari berdiri terlalu dekat dengan orang lain. Biasanya, perempuan masuk lift terlebih dahulu dan laki-laki tetap di belakang. Namun, ada kemungkinan untuk menemukan individu yang menghadapi hal yang sama seperti Anda. Untuk amannya, berdirilah di tengah dan biarkan orang di kiri atau kanan Anda mendahului Anda. Meskipun ada juga kebiasaan tertentu yang harus Anda patuhi saat menggunakan lift penumpang, berikut beberapa pedoman yang perlu diingat.
Selain lift penumpang, terdapat juga lift barang dan dumbwaiter. Dumbwaiter biasanya lebih kecil dari elevator penumpang dan digunakan untuk mengangkut barang di ruang kecil. Selain lebih kecil dari lift penumpang, fitur keselamatannya juga kurang. Tingginya seringkali 3 kaki dan memiliki kapasitas terbatas. Panel kontrol pada dumbwaiter meniru kontrol pada lift penumpang. Jenis lift serupa lainnya adalah paternoster, rangkaian kotak yang bergerak terus menerus. Lift manusia, sebaliknya, adalah konsep serupa dan digunakan di pabrik industri bertingkat.
Yang pertama
lift penumpang dipasang di New York City oleh Elisha Otis pada tahun 1854. Ia adalah anak bungsu dari enam bersaudara dan pindah ke New York pada usia 20 tahun. Ia menikah dengan Susan A. Houghton pada tahun 1834 dan memiliki dua putra bersamanya. Sayangnya, Susan A. Houghton meninggal beberapa tahun kemudian meninggalkan seorang duda muda dengan dua anak kecil. Mekanisme keselamatan Elisha Otis adalah salah satu mekanisme pertama yang membuat elevator lebih diterima secara luas.
Sistem pengiriman elevator juga tunduk pada permainan. Ketika banyak orang yang menekan lantai, lift kosong akan diberikan kepada orang lain. Akhirnya, komputer akan mengalokasikan mobil kosong ke orang berikutnya. Selain itu, terdapat mekanisme yang membantu elevator "mengawasi langkah" hingga mencapai tujuannya. Operator juga dapat mengandalkan algoritma pengiriman tujuan yang mengelompokkan penumpang menuju lantai yang sama. Hal ini dapat meningkatkan kapasitas pemuatan hingga 25%.
Jenis lift lainnya disebut lift perumahan. Ini seringkali lebih sederhana daripada lift penumpang standar. Beberapa di antaranya menampilkan desain unik dan sesuai dengan arsitektur sekitarnya. Lainnya hanya dapat mengangkut satu atau dua penumpang. Dalam kasus seperti itu, elevator tanpa roda gigi adalah pilihan ideal. Mereka juga lebih ramah lingkungan. Namun, elevator tanpa roda gigi masih menjadi pilihan terbaik untuk gedung pencakar langit. Kecepatannya dibatasi hingga 500 kaki per menit tetapi bisa mencapai 2.000 kaki.
Lift penumpang dirancang untuk memindahkan orang dari satu lantai ke lantai lainnya. Interiornya indah dan mencakup langkah-langkah keamanan yang lengkap. Namun lift kargo umumnya digunakan untuk mengangkut barang. Namun, ada kemungkinan ada orang yang menemani kargo tersebut juga. Lift ini juga dilengkapi dengan dekorasi interior dasar mobil. Jika Anda ingin memberi kesan, lift penumpang mungkin merupakan pilihan yang tepat. Anda juga harus memperhatikan dekorasi lift barang.
Lift penumpang Tenau dengan ruang mesin kecil telah meningkatkan kinerjanya dengan mengurangi luas ruang mesinnya. Dengan keunggulan dalam menghemat luas lantai dan biaya konstruksi, elevator dapat diterapkan pada gedung perkantoran, hotel, dan supermarket.